Sabtu, 28 Agustus 2010

Figur ; Prof. Mr. Sunario dan Dian Sastrowardoyo

Tau dong artis pemeran cinta dalam film 'Whats up with love ?' Dian sastrowardoyo, artis cantik yang disebut2 mirip saia ini (cuih :P) ternyata adalah cucu dari pahlawan pergerakan Indonesia, Prof. Sunario Sastrowardoyo (1902-1997).

Kalo selama ini kita hanya mengenal Soekarno-Hatta, mari kita kenal pahlawan lainnya yang mempunyai peran tak kalah hebatnya bagi perjuangan Indonesia ;

Prof. Sunario Sastrowardoyo adalah mentri luar negri Indonesia ke-7, mentri perdagangan ke-12, Duta Besar Indonesia untuk Inggris thn 1960 dan rektor universitas Diponegoro (Semarang) thn 1963. Ketua delegasi Indonesia pada konferensi Asia-Afrika (1955) dan salah satu tokoh perumus piagam Jakarta (1928).

Kakek Dian Sasto ini lahir di Madiun, 28 Agustus 1902 (wah, tepat dengan hari ini). Beliau mengenyam pendidikan dasar (SD) dan pendidikan menegah pertamanya di Madiun, kemudian melanjutkan pendidikan di SMK kejuruan Hukum di Batavia. Beliau cerdas dan mempunyai cita-cita yang tinggi. Karena itu beliau nekat melanjutkan jenjang S1 di Belanda dengan biaya sendiri. Kemudian beliau mengikuti program doktoral di Universitas Laiden dan meraih gelar Mr. (Master in the Rechten= ahli ilmu hukum). Selama kuliah beliau aktif dalam organisasi perhimpunan Indonesia. Setelah lulus, beliau menjadi pengacara dan aktif membela aktivis Indonesia yang mempunyai masalah dengan polisi Hindia Belanda. Beliau adalah penasehat panitia kongres pemuda yang melahiran sumpah pemuda. (Keren ya :)

Prof. Sunario adalah seorang muslim, namun beliau menikahi gadis protestan Minahasa yang cantik bernama Dina Maranta Pantauw (Pantes cucunya cantik). Mereka dikarunia 4 anak (satu diantaranya adalah ayah Dian Sastro). Pernikahan mereka awet hingga maut memisahkan. Dina Maranta meninggal pada tahun 1994, lalu beliau menyusul pada thn 1997, diusia 94 thn.

Semasa hidupnya Beliau sangat sederhana, jujur dan bersahaja. Bahkan beliau tidak mempunyai mobil. Untuk mengajar ke kampus, beliau naik bajaj atau bus kota (bandingkan dengan pejabat sekarang :P). Resep panjang umur sang Prof. adalah hidup dengan jujur, karena dengan jujur beliau dapat tidur dengan nyenyak.

:))


*dr berbagai sumber


Tidak ada komentar:

Posting Komentar