facebook.
Akun jejering sosial yg marak tsb, entah knp skrg membuat saya merasa kurang nyaman. sbnrnya fb sangat bermanfaat sbg ajang silaturahmi, menambah teman, bahkan iklan bisnis. alasan saya membuat fb (1thn yg lalu) untuk sekedar eksis, bercanda dengan teman yang tidak bisa lagi setiap hari bertemu. mengetahui kabarnya dan menyapanya. mendapatkan informasi, kbr kampus dll. saya jg suka dan sering up date status bahkan yang geje dan gepe (baca:ga jelas dan ga penting.kata danti red). saya sempat addict hingga 8 jam dalam sehari hanya menghabiskan waktu didpn fb. bahkan yg tadinya niat baca2 jd gk terlaksana krn tergoda fb.
Sekarang, paling lama jg 1/2 jam buka fb.. (mgkn krn saya bosan), tp menurut saya fb mempunyai dampak yang kl boleh saya bilang bisa menjadi 'kurang baik' (setidaknya menurut) saya. yaph! saya baru sadar ternyata fb sangat 'telanjang' atau hampir dikatakan tidak ada privasi didalamnya. tiap org dng mudah mengetahui kabar dan aktifitas kita.. bagi org 'ekstrovert' yang terbuka mungkin tidak masalah.. tp bagi mereka yang tidak suka 'mengumbar' atau 'introvert' pasti merasa sedikit risih untuk membuat status dan membaca status2 'geje/gepe' orang lain. Dengan fb org lain sgt mudah mengenal, menilai bahkan memvonis kita dr status2 kita tanpa mengenal dekat kita terlebih dahulu (suudzon.red).
Sebagai contoh : Saya mempunyai seorang teman yang lumayan dekat, perempuan tersebut baik menurut saya, tp saya sangat terkejut dengan status2nya di fb.. yang berupa keluhan2, umpatan2, terhadap keadaannya atau terhadap orang lain. Bahasanya kasar dan kadang tidak pantas. banyangkan apa yang akan difikirkan orang lain yg blm mengenal dia dengan baik? dibaca oleh ratusan teman2nya yg bisa jd sama sekali blm mengenalnya?
Ayah saya pernah bernasehat '' sebaiknya kamu mengetahui banyak ttg orang lain, tp jangan biarkan dirimu terlalu banyak diketahui '' tdnya saya berfikir itu adalah prinsip seorang Intel seperti ayah saya.. tp ternyata beliau ada benarnya.. saya pernah mendengar seseorang dipecat dari pekerjaanya hanya karena bossnya membaca status2nya di fb.. atau seseorang yang gagal diterima bekerja krn calon bossnya mengetahui karakternya hanya dr membaca status2nya di fb.. apakah kita cerdas, emosional, sabar,dll sangat bisa dinilai dr fb kita.. hehehe.. so, harus berhati2 nih! :P
Tentusaja, semua resiko kembali pada kita. saya hanya mengingatkan diri sendiri untuk selalu berhati-hati dan juga tidak boleh suudzon atau cepat menilai karakter seseorang hanya pada status2 teman2 saya. cuek saja dan jangan dianggap serius.. jika tidak nyaman, tinggal sembunyikan akun ybs dr wall kita.. hehe.. keep going on fb.. atau beralih ngeblog saja yuks =)
Akun jejering sosial yg marak tsb, entah knp skrg membuat saya merasa kurang nyaman. sbnrnya fb sangat bermanfaat sbg ajang silaturahmi, menambah teman, bahkan iklan bisnis. alasan saya membuat fb (1thn yg lalu) untuk sekedar eksis, bercanda dengan teman yang tidak bisa lagi setiap hari bertemu. mengetahui kabarnya dan menyapanya. mendapatkan informasi, kbr kampus dll. saya jg suka dan sering up date status bahkan yang geje dan gepe (baca:ga jelas dan ga penting.kata danti red). saya sempat addict hingga 8 jam dalam sehari hanya menghabiskan waktu didpn fb. bahkan yg tadinya niat baca2 jd gk terlaksana krn tergoda fb.
Sekarang, paling lama jg 1/2 jam buka fb.. (mgkn krn saya bosan), tp menurut saya fb mempunyai dampak yang kl boleh saya bilang bisa menjadi 'kurang baik' (setidaknya menurut) saya. yaph! saya baru sadar ternyata fb sangat 'telanjang' atau hampir dikatakan tidak ada privasi didalamnya. tiap org dng mudah mengetahui kabar dan aktifitas kita.. bagi org 'ekstrovert' yang terbuka mungkin tidak masalah.. tp bagi mereka yang tidak suka 'mengumbar' atau 'introvert' pasti merasa sedikit risih untuk membuat status dan membaca status2 'geje/gepe' orang lain. Dengan fb org lain sgt mudah mengenal, menilai bahkan memvonis kita dr status2 kita tanpa mengenal dekat kita terlebih dahulu (suudzon.red).
Sebagai contoh : Saya mempunyai seorang teman yang lumayan dekat, perempuan tersebut baik menurut saya, tp saya sangat terkejut dengan status2nya di fb.. yang berupa keluhan2, umpatan2, terhadap keadaannya atau terhadap orang lain. Bahasanya kasar dan kadang tidak pantas. banyangkan apa yang akan difikirkan orang lain yg blm mengenal dia dengan baik? dibaca oleh ratusan teman2nya yg bisa jd sama sekali blm mengenalnya?
Ayah saya pernah bernasehat '' sebaiknya kamu mengetahui banyak ttg orang lain, tp jangan biarkan dirimu terlalu banyak diketahui '' tdnya saya berfikir itu adalah prinsip seorang Intel seperti ayah saya.. tp ternyata beliau ada benarnya.. saya pernah mendengar seseorang dipecat dari pekerjaanya hanya karena bossnya membaca status2nya di fb.. atau seseorang yang gagal diterima bekerja krn calon bossnya mengetahui karakternya hanya dr membaca status2nya di fb.. apakah kita cerdas, emosional, sabar,dll sangat bisa dinilai dr fb kita.. hehehe.. so, harus berhati2 nih! :P
Tentusaja, semua resiko kembali pada kita. saya hanya mengingatkan diri sendiri untuk selalu berhati-hati dan juga tidak boleh suudzon atau cepat menilai karakter seseorang hanya pada status2 teman2 saya. cuek saja dan jangan dianggap serius.. jika tidak nyaman, tinggal sembunyikan akun ybs dr wall kita.. hehe.. keep going on fb.. atau beralih ngeblog saja yuks =)
pertamax gan!
BalasHapushahaha, lucu juga yo..
(akhir2 ini banyak2 temen2 sy yg juga pada buat blog), karena memang blog itu nampak lebih intelek, hehehe...
tapi ant ada benernya juga, gak bisa terlalu vulgar, ada banyak etikanya juga
alakulihal
inget BNI aja
Blogging Niatkan Ibadah ^_^
hahaa.. selamat buat kak Panji yg jd follower pertama saia!!!
BalasHapus*mau hadiah gk ?? hoho