Rabu, 01 Desember 2010

bersamamu

Jika kesuksesan adalah kota tujuan kita, maka saya yakin Tuhan tidak menciptakan hanya satu jalan menuju tujuan itu. Ketika satu jalan buntu atau tidak membawa kita pada kota itu, maka berbaliklah dan berhentilah sejenak. Lalu tentukan arah dan jalan lain menuju kota itu. Menurut saya, bukan cepat atau lambat nya kita sampai pada kota tujuan kita yang menjadi tolak ukur. Melainkan bagaimana panjang jarak yang telah kita tempuh yang membuat kita lebih 'kaya'. Meskipun semakin panjang dan semakin terjal jalan yang akan kita lewati,. Namun, semakin banyak kota yang akan kita singgahi, semakin banyak pemandangan indah yang akan kita nikmati, semakin banyak gunung ilmu yang akan kita dapati, semakin banyak cerita yang akan kita torehkan dalam lembar kehidupan ini.

Maka, saya tidak akan menunggumu di kota kesuksesan itu, melainkan bersamamu menempuh perjalanan ini, menikmati keindahan sepanjang jalan menemukan kota itu. Bersamamu. :)).


6 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. haha.. tulisanku spt org sedang jatuh cinta po ?

    BalasHapus
  3. kayaknya sih... :)
    jgn nikah sblm aku pulang...nanti g bs dpt makan2 gratis aku dik he2...aku belum s4 nulis2 lg di blogku, baru masa2 ujian. Doakan saya!Ganbatte Kadasai!

    BalasHapus
  4. habis dpt kerja yg layak, lsg nikah ak, hehehe

    oo,, ujianny pasti susah ya? smg sukses!
    kpn pulang mas? disana lagi musim salju ya?

    BalasHapus
  5. sdh g saljuan lg...kmrn sempat saljuan 3 hari...aaiiiih g kuat dinginnya pas itu. Seattle emg terkenal minim salju, byk hujan. Mungkin Juni ato Juli dik kalo g dpt perpanjangan beasiswa. Kalo dpt perpanjangan beasiswa ya tahun depannya lagi. Semoga cpt dpt kerja dan nikah dik :)

    BalasHapus